Sistem Pengisian Karimun Kotak

 Selamat malem temen2 yang kesasar di blog Ndeso ini, 3 hari terakhir saya kedapatan kasus dari customer tentang pengisian aki yang tidak normal, alternator tidak mau ngisi aki, alhasil setelah bongkar :

1. Lepas filter udara. Ada dua baut yatu diatas karbu dan yang pengunci di cylinder cop.

2. Lepas baut alternator ( m8 atau baut kepala 12 )

3. Kendorkan baut 14 yang ngunci alternator pada sisi bawah.

4. Lepas v-belt dari alternator.

5. Lepas mur kepala 10, dan lepas kabel yang ke aki pada alternator.

6. Lepas konektor dari kunci kontak dan lampu indikator.

7. Lepas 3 baut 12 pengunci dudukan alternator di mesin. Usahakan punya rachet dan fleksibel karena posisinya agak sulit untuk kunci biasa.

8. Lepas baut 14 yang tadi sudah di kendorkan. 

9. Lepas alternator di turunkan ke bawah lewat  sisi bawah antara rack steer dg bodi, kalo di tarik keatas akan nyankut komponen2 lain ( lebih report. Agar tidak terhentak / jatuh saat diturunkan gunakan tali dan turunkan perlahan.

10. Bongkar alternator.

 


Setelah di bongkar dan diperiksa, semua komponen kecuali regulator ternyata normal. Langsung saya putuskan ganti regulator. Nah masalah muncul, regulator karimun ini ( entah ori atau sudah modif ) susah dicari, magelang tmg pada ndak punya, secara tidak sengaja dirumah ada bekas espass ternyata sama dudukannya sama ( denso ) plek kecuali konektor yang ke kunci kontak. Nah sudah langsung saya putuskan menggunakan regulator zebra / espass dan eng ing eng .... berhasil. 

Jadi disini saya sekedar share bahwa regulator esspass bisa menggantikan regulator karimun kotak ( di mobil yang masuk ini alternatornya ori atau tidak saya kurang tahu ya, yang jelas bisa digantikan dg puny zebra ), dengan catatan back plate nya sisi konektor di sobek sesuai lebar konektor punya espass. Konektor bawaan karimum silahkan untuk di ganti dg konektor espass.


Share:

Rangkaian Kelistrikan Lampu Kepala Avansa

Dibawah ini adalah  video Penjelasan Rangkaian Lampu Kepala

Share:

belajar tentang karburator

Selamat siang, salam bahagia untuk kita semua, dibawah ini, saya akan memaparkan sekilas tentang karburator

Share:

Modifikasi Regulator Cut Out ( Ketot ) mekanik dengan Tipe Transistor / IC Alternator Kijang

Beberapa hari yang lalu saya melakukan sedikit analisis tentang regulator tegangan ( ketot ) alternatornya nya kijang yang masih manual / mekanik, kemudian regulator tersebut saya bandingkan dengan regulator IC yang terdapat pada Daihatsu Zebra / espass. fungsi regulator tersebut fungsinya sama, cuma posisi cara kerja mengurangan arus yang berbeda, dimana pada regulator mekanik, pengurangan arus berada sebelum terminal F alternator ( arus dari kutup poisitif yang diatur tegangannya dengan membypas ke ground dengan menambahkan tahanan / resistor ), karena tahanannya tetap maka tegangan output dari alternator juga akan bervariatif sesuai putaran mesin ( dalam range tegangan yang diijinkan ), ketika tegangan melebihi range, maka oleh regulator akan diputus arus yang stator ( terminal F ). sedangkan pada regulator tipe transistor disini, pengaturan arus yang mengalir dilakan setelah terminal E stator ( setelah stator / kutup minus ), karena menggunakan transistor, arus yang dialirkan cenderung stabil, karena pada transistor arus drain dari terminal C ke E tergantung dari tegangan input ke terminal B transistor ( tegangan output transistor yang telah diturunkan resistor dengan besaran tertentu, untuk memperoleh tegangan spesifikan maksimum drain transistor ). dari analisis diagram yang di pakai oleh masing-masing tipe, maka saya simpulkan / diagram bisa di kawinkan ( awas jangan ngeres ) seperti dibawah ini :
Share:

Wiring Diagram Kamera Belakang untuk Mobil Tua

 Bagi pemilik mobil yang berumur dan juga kendaraan baru yang belum terpasang kamera belakang, saya rasa juga ingin meningkatkan fitur2 yang ada di kendaraannya. akan menjadi sebuah kepuasan tersendiri saat kendaraannya mempunyai fitur/fasilitas yang tidak kalah seperti kendaraan kelas High end. langsung saja berikut saya tampilkan rangkaian wiring untuk menambahkan kamera belakang, bisa dikembangkan dengan kamera untuk spion dll.


Kunci dari rangkaian untuk kamera belakang pada gambar diatas adalah penggunaan kabel stereo ( saran saya gunakan kabel merk kitani, maap bukannya promosi, tapi pengalaman saya kebel jenis ini kualitasnya bagus, dari sisi logamnya ) untuk menghubungkan kamera belakang dengan monitor yang tentunya monitor dipasang di dashboard pengemudi. ketika semua wiring dari kamera dengan monitor sudah terpasang, paralelkan kabel (+) power kamera dengan (+) nya lampu mundur ( output switch mundur transmisi ). maka secara otomatis jika pemilik mobil memposisikan mobil untuk mundur, kamera belakang dan monitor akan langsung menyala.

Monitor kecil ini mempunyai 2 input, salah satu input akan diprioritaskan untuk ditampilkan jika ada signal video, penerapannya adalah sebagai berikut. 
Misal kendaraan yang akan dipasang kamera belakang sebelumnya telah terpasang AV system yang ingin juga memanfaatkan monitor kecilnya sebagai TV dari AV system maka antara kamera ( setelah paralel dengan switch mundur ) dengan monitor silahkan diputus kemudian tambahkan dioda1. selanjutnnya pada tambahkan dioda2 dengan arah kebalikan dioda1, kutub (-) minus dioda2 hubungkan dengan saklar yang telah dihubungkan dengan terminal ACC Kunci kontak. 
dengan konfigurasi ( penambahan 2 dioda ini, maka power tidak akan saling mengganggu terutama antara AV system dengan lampu mundur, karena jika tidak ada penambahan dioda, saat saklar monitor untuk posisi AV, lampu mundur juga akan ikut menyala ). kemudian pada saat kendaraan belum posisi mundur dimana saat itu sedang digunakan untuk menampilkan AV ( misal sedang menampilkan dangdutan / pengajian ), saat tuas transmisi di pindahkan mundur, monitor akan langsung memindahkan tampilan belakang kendaraan tanpa mematikan AV sistem ( suara ).


Share:

Wiring Kabel Sistem Pengisian Zebra dan Espass

 Langsung saja kang/Om, dibawah ini adalah wiring sistem pengisian zebra dan espass 


Dari gambar diatas 
  1. (+) battry di sambung langsung ke terminal B Alternator ( warna merah )
  2. dari (+) battry ( warna hitam ) di pecah ke 2 bagian :
    1. Sisi atas ke sekring  - Lampu - Dioda - L Terminal/Socket  alternator  
    2.  Sisi bawah B Kunci Kontak - IG Kunci Kontak - Sekring - IG Terminal/Socket alternator
  3. Untuk (-) aki bisa langsung body kendaraan, begitu juga minus output alternator sudah tersambung langsung dengan body mesin. jangan lupa di cek langsung tegangan antara body alternator dengan (-) minus aki, tegangan harus dibawah 0,5Volt, sukkur 0 volt, jika lebih dari 0,5Volt, coba cek kabel dari aki ke body, mungkin kotor pas permukaan kontak antara kabel dengan body. 


Share:

Wiring Diagram Instrumen Suhu / Panas Mesin

Dua hari yang lalu ada yang menanayakan tentang diagram kelistrikan temperatur mesin di chanel youtube. langsung saja

pastikan ground terpasang pada batry, (+) batry terhubung B kunci Kontak, IG kunci kontak terhubung dengan sekring - Dari sekring terhubung dengan instrumen, dari instrumen terhubung langsung ke sensor panas. sensor panas terpasang langsung pada mesin
Share:

Merawat ball joint

 Ball joint merupakah salah satu komponen yang harus sering di rawat, karena jika rusak, selain ttidak nyaman, juga resiko berisik

Share:

Sekedar analisa mengapa EFI Lebih Irit daripada Karburator

 Salah satu alasan EFI Itu Irit, To The Point saja, 

Prinsip Manajemen aliran bahan bakar karburator :

bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar akibat di sedot / ditarik dari karburator, penarikan ini terjadi karena kevakuman dalam ruang silinder pada proses hisap ( salah satu siklus motor 4 tak / 2 tak ), pada proses hisap ini pada pengaturan / perbandingan lubang pada spuyer / main jet akan memaksa sejumlah bahan bakar keluar dari bak penampung dalam karburator ke ruang bakar ( lewat manipold ). 

selama ada proses kevakuman dalam ruang silinder atau manipold yang memenuhi tekanan untuk menarik campuran bahan bakar, selama itu pula akan terjadi proses pengeluaran bahan bakar dari bak penampung  karburator ke manipol / ruang bakar ( saat hisap ). hal ini tentu saja bukan hal yang efisien jika diterapkan pada mobil, maka pada karburator ditambahkan selenoid untuk memutus aliran bahan bakar pada karburator saat kendaraan mulai di matikan, agar sisa putaran akibat mesin dimatikan tidak ada aliran bahan bakar dari karburator. 


Prinsip Manajemen aliran bahan bakar EFI modern:

Saat ini hampir semua kendaraan baru prinsip manajemen aliran bahan bakar menggunakan EFI, bahan bakan yang di injeksikan ke dalam ruang bakar baik langsung maupun tidak langsung. Konsep efi Adalah bensin dipompakan dengan tekanan tertentu secara kontinyu, kemudian jumlah / volumen bahan bakar yang di keluarkan dari dari injektor tergantung waktu yang perintahkan oleh ECU, ECU akan memerintahkan injector untuk membuka berdasarkan minimal 2 sensor, yaitu TPS, kalo yang throtle bywire sebenarnya sama saja, dimana posisi Throtle digerakkan oleh motor steper yang di dicontrol oleh potensiometer / sensor gerak lainnya yang sebelumnya telah diolah entah oleh transitor atau mikrokontroller, sensor yang kedua bisa NE atau crank sensor yang digunakan untuk menghitung RPM. 

Dari kedua sumber data ini menjadi alasan ECU untuk membuka injector dalam waktu tertentu yang bervariatif ( tergantung program yang dimasukkan ke dalam Mikrokontroler pada ECU ).


dari kedua prinsip diatas karburator dan EFI, kadang kendaraan kita saat kita gunakan, kita memanfaatkan engine brake untuk mengurangi laju kendaraan saat kecepatan tinggi dengan mengurangi tekanan pedal gas atau bahkan melepas dan menginjak rem. saat kondisi seperti ini pada kendaraan yang menggunakan karburator , bahan bakar yang di dalam bak penampung karburator akan tetap di paksa keluar  berapapun RPMnya sedangkan pada kendaraan yang EFI akan langsung mengeluarkan sesuai dengan posisi TPS dan  RPM mesin.  ini adalah salah satu alasan mengapa EFI lebih irit daripada karburator.  

kalo ada tambahan atau kekurangan, silahkan masukkan pada kolom komentar ya...

Share:

Membongkar Delco

 Delco merupakan singkatan atau istilah distributor dan elco, walaupun komponen dalam delco sendiri terdiri dari beberapa komponen, diantaranya :

1. Tutup distributor, berfungsi untuk menyalurkan arus listrik yg dialirkan dari rotor delco

2. Rotor, sebuah komponen yg berputar mengalirkan oleh alur listrik dari central tutup elco. Berputarnya rotor di gerakkan oleh as nock as / as camsaft. Rotor sendiri tidak langsung terhubung dengan camsaft, tetapi dijembatani oleh sentrifugal advancer. Kita bisa merasakannya dengan memutar rotor pada saat kondisi mesin mati, yaitu dengan memutar sedikit rotor kemudian lepaskan, rotor akan mbalik.

3. Elco, atau elektrolit condensator atau kapasitor, pada cdi jenisnya kapasitor keramik yg posisi kutubnya bebas, sedangkan yg konvensional / masih mwnggunakan platina, kutub kapasitor tidak boleh terbalik. komponen ini digunakan untuk meningkatkan  induksi pada coil saat discharging ( platina mengalami proses penutupan / menempel ).

3. Platina /kontak point atau bagi yg  cdi, maka platina digantikan cdi, komponen ini digunakan untuk discharging arus dalam elco, saat discharging elco, induksi pada coil akan tinggi, sehingga arus tegangan tinggi akan lebih maksimal pada coil.

3. Vacuum advancer, komponen ini digunakan untuk memajukan timing pengapian karena tingginya kevakuman pada intake manipold, dengan menggerakkan rumah platina/cdi. 

4. Sentrifugal advancer , digunakan untuk memajukan pengapian karena gaya  sentrifugal yg diakibatkan oleh naiknya putaran.

Untuk pembongkarannya sendiri bisa dilihat pada  link video di bawah ini :

https://youtu.be/nmq6qhKGZio




Share:

Cek Kaki Espass agar Gluduk2 berkurang / sukkur hilang

 Selamat malam / siang / sore / pagi,

kita coba cek kaki2 espass sumber gludug :

laker, tie rod, karet shock support, karet depan sayap / lower arm, karet pegas daun dan kekencangan mur pada stabiliser.



komplitnya bisa dilihat dari link video diatas.


Share:

Memperbaiki Lampu Kepala / Head lamp Espass yang mati

Kali ini kita akan membahas, tentang cara memperbaiki lampu kepala yang mati langsung pada kendaraan.  Pada kendaraan khususnya mobil lampu kepala setiap lampu yang beredar mempunyai daya 90/100 watt, maksudnya 90watt untuk lampu dekat dan 100 watt untuk lampu jauh, pada mobil terpasang 2 lampu yaitu kanan dan kiri sehingga pada waktu bersamaan arus yang dialirkan dari aki sekitar 7 ampere setiap lampu, sehingga untuk 2 lampu aki atau batere harus mensuplay sekitar 14 ampere, tentu saja dengan arus yang sebesar ini harus di hindari masuk pada saklar kombinasi yang berada di belakang setir, jika dipaksakan akan merusak saklar kombinasi karena kabel dalam saklar kombinasi panas. dengan beban arus yang sebesar itu ditambahkanlah relay untuk memindahkan jalur arus besar tadi dari saklar ke relaysehingga beban saklar tidak lagi 2 buah lampu 90/100 watt tapi hanya sebuah relay yang hanya memerlukan 1-3 ampere, walaupun beban aki bertambah 1-3 dari akibat penambahan relay ini.

relay mempunyai 4 terminal ( 87-30, 85-86 ), pada relay angka angka ini ditunjukan posisinya ( rangkaiannya pun ada ),konsepnya adalah 

87 disambung untuk beban ( kabel besar ) , dalam hal ini adalah 2 buah lampu 90/100 watt

30 disambung untuk sumber arus ( kabel besar ) ke plus aki

85 disambung ke ground ( - aki ) bisa kabel kecil

86 disambung ke saklar ( kabel kecil ) tidak harus ke saklar kombinasi, tapi dalam hal ini adalah saklar kombinasi


kembali ke proses perbaikan lampu yang akan kita kerjakan beberapa hari ini kendaraan yang saya gunakan lampu dekatnya tidak bisa menyala, beberapa hari sebelumnya menyala dengan syarat, yaitu rumah relay harus di pencet-pencet dulu baru lampu bisa menyala, yang mana rumah relay ini  kalo dipegang terasa panas. dari sini saya menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang salah di sekitar rumah relay, maka  saya putuskan untuk membongkar rumah relay dan benar saja rumah relay sudah retak / getas dan skun2 sudah kendor karena mungkin faktor panas dan timbul karbon yang menjadi tahanan arus listrik mengalir ke relay.

sebelum saya melanjutkan untuk mengganti skun saya cek dahulu relay apakah masih dalam kondisi baik atau harus diganti, dengan cara memutar saklar kombinasi 2x maka relay harus keluar bunyi cetek. dan ternyata benar keluar bunyi, dan cek keluaran terminal 30 dan 87 menggunakan  multi tester kedua terminal tersebut ( 30 dan 87 ) tersambung. jika tidak tersambung ganti saja.

selanjutnya saya mengecek apakah lampu masih nyala atau tidak dengan cara menyambungkan kabel dari terminal 30 dan 87 dengan kabel, dan ternyata nyala sehingga saya langsung memutuskan untuk mengganti skun dan rumah relay.


untuk video komplitnya bisa di lihat pada vide dibawah ini.



https://youtu.be/e_smD8EYEDA

selamat menonton, dan semoga bermanfaat.

Share:

Mencoba memperbaiki klakson yg mati.

 

Kali ini kita akan membahas tentang repaire klakson yang mati




Share:

Gulung Ulang Tensioner CB150R yang Klotok-klotok

 Selamat sore semuanya,

kali ini kita akan membahas tentang cara gulung ulang / Meninggikan tegangan tensioner CB150R agar mesin tidak klotok2, cara ini sudah saya terapkan, alhamdulillah 2 tahun lebih sembuh dari klotok2 yang waktu itu baru 2 minggu dari dealer magelang.

alat yang digunakan cuma obeng minus kecil

dan kunci ring 8

keduanya terlihat di video.

langsung saja cek ini


https://www.youtube.com/watch?v=1zPQ9efMGtI&t=90s

Share:

Mazda Capella 616 Tahun 1977

Kali ini maaf saya mencoba menawarkan Kendaraan, yang mungkin diantara temen2 suka dengan mobil retro. langsung saja cek video di bawah ini


yang serius bisa WA 085326528801
Share:

Lampu indikator Batry mati Saat Mesin Hidup

Postingan kali ini didasari pertanyaan pada sebuah group, yg mana pertanyaan pada group tersebut tentang starter yg cuma cetek2 setelah mesin belum lama mati ( kondisi panas ). Tapi pada saat dingin / terutama pagi hari setelah mobil didiamkan lama, starter bisa memutar mesin.
Nah pada saat terjadi ini ( cuma cetek2 ),
Batry tidak mampu mendistribusikan arus yang cukup ke motor starter karena memang kehabisan, nah sumber kehabisan arus ini yg perlu ditelusuri, apakah akinya memang sudah waktunya minta ganti ( saat cetek), atau kehabisan arus karena dalam kendaraan terlalu banyak accesoris ( misal aki cma 40A, tapi dibebani mesin cuci, kulkas, tv dll ), atau karena memang tidak ada yg mengisi, dalam hal ini alternator trouble.
analisis saya adalah alternator yang mengalami masalah, kalo ternyata tidak ada accesoris yg bekerja. ( kemungkinan besar regulatornya / IC nya rusak ). Pengalaman saya mengatakan indikator batry mati saat mesin hidup bukan jaminan alternator bekerja mengisi aki, trus akan muncul pertanyaan lain, trus cara ngeceknya bagaimana. Kalo di mobil bensin setelah mesin nyala, lepas kabel +, kalo mesin tidak mati, berati alternator masih bekerja, tpi tidak jaminan ngisi aki, kmdian masih dalam posisi kabel di lepas ini, ukur kabel yg di lepas ini tegangannya berpa? Kalo dibawah 13V, dipastikan aki akan kesulitan terisi ( mesin akan tetap menyala ), yang normal 13-15V, kalo diatas 15V aki akan cepat rusak, jika hasil pengukuran tdak standar silahkan cek regulator/ICnya, bisa jadi dalemnya kebakar.
Share:

Motor Listrik Viar Q1

Berbagi sedikit penglaman tentang Q1, Selama hampir sebulan / nopember kemaren saya di beri kesempatan untuk magang di viar semarang.
Salah satu yg saya pegang saat itu adalah Q1, motor listrik keluaran viar. Tak tanggung motor listrik yang dibenamkan motor listrik yg dibuat oleh bosch electric, juga controllernya.  Dg daya jelajah 60km sekali charge ( batry penuh ).
Credit gambar : www.blibli.com

Saat trial.... wew.... enak juga lho..... nyaman... tapi memang belum nyoba sampe ke kecepatan penuh karena di ruang terbatas.  Berdasarkan informasi dari bagian RnD Viar motor ini aman untuk perjalanan dalam kondisi ujan, selama air tidak mengenai batas tutup batry, tapi ingat bukan untuk di rendam secara keseluruhan ya...
Tapi berdasarkan pengamatan pribadi motor ini jangan digunakan dijalan yang tinggi airnya diatas as roda, khususnya bagian belakang, kenapa karena pada as tersebut ada 4 kabel besar bertegangan sekitar 60V masuk ke pelk roda(bldc). Jika ada air masuk rasanya sangat beresiko. Walaupun saat sy membongkar bldc tersebut seluruh bagian sambungan kabel gede tadi dg lilitan motor sudah diproteksi dg isolator yang mumpuni.

Jujur saja pengen si sama motor ini, karena bagaimanapun motor ini kalo itung2an dengan bensin, motor ini irit anggep saja 50% dari motor bensin. Tapi memang penggunaanya belum sepraktis motor bensin. Kaitannya kalo batrynya abis, harus nunggu paling ndak 5jam. Kalo beli batry double.... weh.... batrynya aja 6juta... mundur alon-alon...

Oya, pada motor ini ada yang belum digunakan secara maksimal, dmn? Saat mengerem pada Q1, electrict yg disuplly ke bldc diputus. Nah saat itu sebenarnya Motor bldc itu sendiri adalah alternator besar, saat mengerem bldc mengeluarkan arus listrik yang belum termanfaatkan. Mungkin belum ketemu kali ya caranya agar pada saat mengerem ini arus yang di hasilkan bldc di supply ke batry. Sayangnya waktu itu lupa ngetes tegangan output saat dari bldc, tapi mungkin perlu adanya bms tambahan yang mbisa mensuplly ke batry.
Share:

Check engine / DTC P0443 Agya

Pagi lur, ngeblog lagi.... mumpung ada kemauan nulis. pagi ini saya di sambati sama Ndoro kepala sekolah tentang P0443 sudah direset tapi muncul lagi kode tersebut, sudah di coba lepas dan pasang lagi juga sama saja. karena belum penah nemu yang kek gini, langsung saja cek sensor yang bermasalah tersebut.  bentuknya seperti di bawah.

Credit gambar by search google :
forward to www.homedepot.com



Posisinya ada di sebelah filter. lepas pake kunci 10 shock sambungan pendek kecil ya ndoro...
sebenere kalo di lihat dari bendanya, object ini bukan sensor, melainkan katup elektromagnetic. dimana katup ini bekerja / membuka kalo di berikan tegangan.

dari sini, sudah langsung kelihatan benda ini akan bekerja dengan adanya tegangan input, langsung saya cek menggunakan batry/aki 12V, Saat di cek ternyata masih bekerja dengan baik.
pasti akan muncul pertanyaan "lo...... kok tahu masih bekerja dengan baik?", sesuai yang saya utarakan diatas, komponen ini bekerja dengan prinsip elektromagnet, maka jika diberikan tegangan maka komponen ini akan mengeluarkan bunyi cete'k, ketika bunyi langsung saja coba terikan tekanan udara pada salah satu sisi lubang. kalo tadinya mampet jadi lancar / sebaliknya, maka sensor dalam keadaan baik. tapi kalo sama saja langsung saja bongkar komponen ini. atau kalo ndak mau repot ke toko beli yang baru.
setelah di pasang lagi dan di reset ternyata Kode P0443 hilang,

Kesimpulan :
belum bisa disimpulkan karena komponen ini baik-baik saja, tapi bisa jadi tegangan yang diberikan oleh kabel dari ecu di bawah standar, sehingga tidak menjadikan komponen ini bekerja dengan sempurna ( butuh dipicu dengan tegangan yang lebih tinggi dulu selenoidnya ), atau bisa jadi di bagian dalam selenoid ada yang kendor ( aslinya belum tahu karena tidak dibongkar ). yang pasti komponen ini di getar terus oleh mesin saat mesin bekerja, jadi bisa jadi dibagian dalam selenoid mulai lemah.

Tambahan:
Kalo dilihat dari struktur penempatan komponen ini, selenoid ini berfungsi untuk mengatur arah uap/gas bahan bakar dalam tangki agar masuk ke dalam ruang intake/filter/ intinya gabung dengan udara yang dimasukkan ke ruang bakar untuk dibakar. Untuk mencegas uap bahan bakar menjadi polutan langsung ke udara saat mesin mati.
Na untuk mobil2 tua bisa ditambahkan alat ini, untuk meningkatkan efisiensi polutan bahan bakar ke udara.
Jika komponen ini rusak / kendor apakah berpengaruh pada performa mesin? Menurut saya tidak, mobil masih bisa berjalan normal. Tapi mungkin bagi yang suka perfect akan merasa terganggu dengan blinking engine lamp / mil / kedip pada dasboard.
Share:

Sisi belakang Espass gemblodak/berisik

Adakalanya kendaraan kita


saat jalan di jalan yang agak rusak kendaraan kita menjadi berisik di bagian belakang. sebagian orang agak terganggu dengan kondisi seperti ini, tapi banyak pula yang tidak ambil pusing dengan berisik nya kendaraan. nah salah satu penyebab kendaraan brisik adalah karet yang menumpu per sudah aus/rusak, maka karet2 ini harus diganti untuk mengurangi hentakan langsung ke body mobil.
di bawah ini saya menampilkan cara melepas karet penumpu per daun Daihatsu Espass.
1. lepas ban belakang (secara tidak langsung juga harus di dongkrak mobilnya ).
2. lepas 2 buah baut 14, biasanya posisinya menyilang.
3. beli karet penumpu per daun ( kalo ndak disebut ntar kelupaan beli, ndak jadi pasang ), wkkkk
4. lepas karet penumpu yg terpasang di per daun ( dua buah bagian atas dan 2 buah bagian bawah ), lebih baik diganti semua. tapi manut kantong juga.

Share:

V- Belt boros / pemakaian tidak bisa lama

Bagi rekan-rekan semua, terutama pengguna mobil-mobil lama/tua bisa jadi kejadian ini terjadi di kendaraan nya atau bisa jadi juga mobil dengan kategory baru pun bisa terjadi. dimana umur pemakaian V-belt yang memutar pompa air dan alternator cepat sekali, belum lama padahal. jangan menjudge dulu bahwa v-belt kualitasnya buruk.

Kejadian ini sebenarnya pengalaman pribadi pada kendaraan Espass 1995, v-belt baru tapi kok umur pemakaiannya baru 1 minggu sudah minta ganti, dan waktu pengisian aki yang kurang cepat dan munculnya suara / berisik di bagian alternator ( rencana saya, setelah saya bongkar, bearing di buka dan diberikan vet / oli ). saya analisis kalo pengisian aki kurang cepat asumsi saya waktu itu adalah carbon brush alternator yang sudah minta ganti.

Ketika proses pembongkaran alternator , untuk melepas puli menggunakan kunci 22 dan kunci 10, untuk membongkar body alternator menggunakan kunci 8, dan kunci 7 untuk skrup kecil. setelah proses pembongkaran. ketahuan deh. carbon brush ternyata masih panjang dan bisa dipakai untuk waktu yang lama, nah............... setelah melepas body alternator ketahuan deh.......... ternyata bearing sisi carbon brush macet, berati selama ini ( bearing rusak ) bearing tidak berputar terhada dirinya sendiri tapi terhadap body alternator, bisa dilihat dengan body alternator yang terdapat bekas gesekan. langsung deh di lepas rotornya dan dilepas bearing dengan kode 6002, untuk merk biasa 14.000 di magelang, untuk merk Koyo sekitar 50.000. dan bearing yang satunya ( sisi puly tidak bermasalah ).

baru muncul kesimpulan jadi selama ini yang menjadikan v-belt boros adalah putaran rotor alternator yang terhambat oleh rusaknya bearing, karena belt dipaksa oleh mesin untuk memutar alternator yang rotornya tidak bisa berputar dengan sempurna / rusak. di sisi lainnya sebelum alternator ini di bongkar, tegangan otuput alternator saat mesin menyala ( tanpa aki ) hanya berada di angka 11,5 volt. Tapi setelah di perbaiki (diganti bearingnya) tegangan output alternator sekitar 13 volt pada putaran stasioner 800 Rpm. pantes kemaren sebelum dibongkar untuk pemakaian mobil 1 minggunan, aki minta di charger.

Semoga Bermanfaat.
Share:

Blog Yang Sering Di Baca

Post Terbaru