Electric Fan Radiator Brio Macet

Sugeng sonten juragan-juragan, semoga sehat selalu. untuk juragan-juragan semua. kali ini saya ingin membagikan pengalaman kami tentang Fan radiator Honda Brio yang macet.
semalam sodara kami Nxxx, menceritakan bahwa Honda Brio nya sempet mengalami kepanasan / over heat, setelah di cek eh ternyata kipasnya mati, kemudian mobilnya di paksa jalan pelan-pelan sampai rumah ( sebenarnya beresiko untuk mesin ). paginya unit kami bawa ke tempat kami kami cek, kami nyalakan ac pun kipas tetep tidak berputar.

kami mulai dengan cek sekring yang lari ke kipas radiator, ternyata baik-baik saja, kami urut kabel tidak bermasalah, kemudian kami putuskan untuk bongkar kipas. daripada beli 1 jutaan.

langkah awal kami lepas platik pengunci grill depan honda brio, dilanjutkan dengan melepas besi penyangga / bagian rangka depan, 6 baut ke chasis, 3 baut ke penyangga radiator dan 1 baut untuk klakson. untuk klakson kami lepas dan kami letakkan di bawah ( atas bumper sisi bawah ).
untuk besi penyangga yang di baut 6, kami letakkan di atas mesin saja, karena kalo melepas semua sepertinya kelamaan di pelepasan dan pemasangannya ( pengunci kap mesin ), tapi misal dilepas semua lebih bagus, karena ruang gerak kita akan semakin luas.

lanjut dengan melepas kipas radiator.
kipas radiator bisa dilepas dengan melepas dahulu konektor power fan, kemudian di bawahnya konektor power fan ada lagi konektor kecil, sepertinya ke sensor tekanan oli dan handle kabel sensor tersebut dengan menggunakan bantuan obeng minus kecil. jika dua buah konektor tersebut sudah dilepas. di lanjutkan dengan melepas reservoir radiator. lepas selang dari tutup radiator. lepaskan baut 10 yang mengunci reservoir radiator. reservoir radiator ini hanya di kunci oleh sebuah baut pada sisi atas. karena pada sisi bawah dikunci dengan sebuah dudukan khusus, sehingga setelah baut terlepas, reservoir bisa dilepas dengan menarik ke atas.

dengan selesainya proses pelepasan reservoir, dilanjutkan dengan melepas dudukan kipas radiator ( dua buah baut 10 ), jika dua buah baut sudah terlepas, dudukan kipas ini bisa dilepas dengan mengangkat dalam posisi miring agar bisa keluar dari radiator.

setelah keluar dilanjutkan dengan membongkar motor fan radiator. setelah dibongkar, ternyata benar  yang kami duga sebelumnya yaitu, carbon brush macet,  karbon kami amplas seperlunya, yang penting bergerak dengan lancar.
kemudian kami rakit kembali sesuai dengan urutan kebalikan proses pembongkaran, dan setelah kami pasang dan langsung jalan kipasnya ( jika posisi AC On), tapi kalo posisi AC Off masih menjadi pertanyaan kami, kenapa kipas mobil tidak berputar, atau masih menunggu suhu kerja mobil kali ya.., dan kami putuskan untuk di bawa ke sekolahan / SMK Islam Secang untuk pinjam Scaner, untuk mengetahui kinerja dari sensor, apakah bekerja dengan normal atau tidak.

Paginya kami bawa ke SMK Islam secang untuk proses scan, untuk mengetahui kipas bekerja dengan normal atau tidak, setelah di scan ECT1 93 deg C dan ECT2 92deg C ( saat kami scan ) ndak nyampe 1 menit dari scan, kipas berputar sendiri, prediksi kami kipas radiator Brio E ini bekerja di angka 95 derajat C.

kami lega dan kami antarkan unit ke customer. prediksi kami kipas sekitar 2-3 tahun harus ganti carbon brushnya ( bisa saja meleset ) karena faktor penggunaan.
Share:

No comments:

Post a Comment

Blog Yang Sering Di Baca

Post Terbaru